Perbanyakan Tanaman Cabai dengan Stek Batang

SIMPLIFIKASI STEK TANAMAN BUAH/KAYU

A. BAHAN :
1. Pohon Buah/Kayu yang sudah pernah berbuah, pilih ranting muda yang sedang istirahat (dorman), cirinya di pucuk tidak ada kuncup daun muda. Dipotong jam 06.00-09.00 saat ini getah sedang banyak2-banyaknya.
2. Hormon/Zat Perangsang Akar jenis Auksin, bisa beli atau bikin sendiri. Untuk bikin sendiri saya uraikan di lembar bawah ini. Bisa juga menggunakan “urin kambing”
3. Media Tanam, pasir halus atau bahan hara lain (misalnya serbuk tanaman pakis) yang halus.
4. Larutan Bioaktivator
5. Air, air tanah lebih disarankan


B. ALAT :
1. Cutter
2. Nampan/gelas/cup/wadah lain
3. Wadah perendaman
4. Plastik jernih misalnya bekas pembungkus pakaian yang dilaundry
5. Karet/tali pengikat.
6. Polybag/lain ukuran 10 atau 12.


C. LANGKAH :
1. Siapkan media tanam secukupnya dengan catatan dalam keadaan steril, hygienis dengan cara dicuci, direbus atau ditambahkan larutan Bioaktoivator.
2. Ranting yang sudah disiapkan hitung trap daun dari puncak, potong di atas ruas batang ranting di atas daun ke 5 atau 6 sepanjang 3 cm. Potong batang ranting bagian bawahnya sepanjang 5 cm.Satu atau dua daun tersisa, potong sampai 2/3-nya.
3. Tuangkan Hormon ke dalam wadah perendaman, encerkan dengan air, perbandingan 1 : 10
4. Rendam potongan ranting point 1 selama 2-5 menit.
5. Isi wadah dengan media tanam, siram media dengan hormon secukupnya dan tancapkan batang ranting.
6. Tutup wadah dengan plastik yang disediakan dan ikat dengan karet atau lain.
7. Simpan di tempat yang kering, kelembaban normal dan tidak terkena sinar matahari dan biarkan 1 sd 3 bulan.
8. Check selambatnya setiap 2 minggu sekali, indikasi berhasil, batang daun tetap segar
9. Apabila dikorek akar sudah tumbuh dari batang bawah secara merata keliling, dengan sekitar 3-4 cm, pindahkan ke polybag/lain untuk pembesaran dan lakukan perawatan seperti biasa.


D. NOTE :
1. Jenis tanaman yang telah dilakukan tanaman Jambu Air, Jambu Batu, Mangga, Durian, Albasia dan Jati.
2. Disarankan kegiatan dilakukan pada pagi hari, sesaat setelah ranting pohon dipotong.
3. Kelemahan, tidak memiliki akar tunggang, berdasarkan referensi akar tunggang dapat dibuat dan masih dalam kajian aksi.
4. Keuntungan, cepat berbuah seperti tanaman cangkok maupun sambung batang, dan prospektif dijual sebagai Bibit.



Jakarta,13 November 2009
Disusun berdasarkan pengalaman sejak tahun 1978
Oleh R Singgih Praptanugraha

2 comments: