Pupuk Organik
Pupuk Organik dibagi menjadi dua yaitu Pupuk Organik Padat dan Pupuk Organik Cair.
cara membuat pupuk organik padat :
Alat dan Bahan :
* Kotoran Hewan yaitu bisa kotoran ayam, kotoran kambing, dan kotoran sapi.
rekomendasi dari diokaza farm adalah : pupuk kotoran kambing.
dengan alasan yaitu pupuk organik kambing lebih banyaj unsur hara yaitu unsur N.P.K organik.
* Sisa sisa potongan rumput atau sampah dedaunan.
* Dekomposer Atau Bioaktivator. (bisa pesan di kami)
* Terpal, cangkul atau sekop, Air sumur,
Air digunakan untuk melembabkan fermentasi dari pupuk organik padat tersebut.
Perbandingan dari pupuk kotoran kambing dan Dedaunan adalah 2 (kotoran kambing) : 1 (Dedaunan)
Langkah - langkah:
* Tumpuk dedaunan setinggi 20cm sebagai lapisan paling bawah dan kotoran kambing 20cm di atasnya. (disebut lapisan pupuk)
* siram air yang telah dicampur dengan bioaktivator. perbandingan 1 liter air : 5 sendok makan bioaktivator.
* Ulangi tumpuk lapisan pupuk ini dan di siram air + bioaktivator hingga bahan habis.
setelah semua bahan rata. tutup dengan plastik atau dengan terpal untuk menjaga kelembaban merata.
di tunggu 1 minggu, kemudian aduk rata, dan di siram lagi dengan campuran air bioaktivator.
setelah 3 minggu maka pupuk organik padat siap untuk di pakai.
pupuk organik padat tersebut sudah siap di pakai dengan ciri-ciri:
* jika di pegang maka pupuk sudah tidak panas.
* jika kotoran kambing di remas maka akan lembut.
pemakaian pupuk organik padat ini lebih baik jika di aplikasi kan setelah 1 bulan sejak di campurkan semua nya.
Salam Urban Farming.
Diokaza Farm
No comments:
Post a Comment